Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda
besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda
Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan
tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan
munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda
besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat
datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.
Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti
kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan
tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu
dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya
tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda
besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini
menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu
’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam
Mahdi.
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda yang artinya:
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke
tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan
gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran
sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan
kezaliman.” (HR Ahmad)
Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi
menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi
tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan
kedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi
dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia,
baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula
dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya
belakangan ini.
Mungkin anda pernah mendengar kabar/berita bahwa telah lahir seorang
bayi (sekitar 9 tahun lalu), yang memiliki kemampuan di luar akal
manusia, ketika masih bayi, ia dapat berbicara dan memulai pembicaraanya
dengan ucapan "Assalaamu'alaykum", yang kemudian melanjutkan ucapannya dengan kabar, bahwa ia adalah seseorang yang akan di bunuh oleh Dajjal.
Jika kita perhatikan hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang
menyebutkan tentang kisah seorang pemuda yang dibunuh oleh oleh Dajjal.
Dalam riwayat Imam Muslim (2938) dari hadits Abu Sai’id al-Khudri
terdapat kisah menarik tentang pertarungan antara Dajjal dengan seorang
mukmin, ringkasnya:
Ada seorang pemuda beriman datang kepada Dajjal seraya berkata padanya,
“Wahai manusia, ini adalah Dajjal yang telah diceritakan Rasulullah
dalam haditsnya!”
Dajjal berkata, ” Apakah kamu beriman padaku?”
Jawab pemuda itu, “Kamu adalah pendusta”.
Pemuda itu kemudian digergaji sehingga terbelah menjadi dua, lalu Dajjal
melewati dua potongan badannya kemudian menyuruhnya berdiri.
Pemuda itupun berdiri lagi seraya berkata, “Saya malah bertambah mantap
tentang dirimu bahwa engkau adalah Dajjal yang dikabarkan oleh
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam!”.
Setelah itu, Dajjal ingin membunuhnya tetapi tidak bisa”.
Hampir dapat dipastikan jika peristiwa ini benar, Imam Mahdi sudah ada
di antara kita, jika orang yang akan dibunuh oleh Dajjal lahir baru-baru
ini. Imam Mahdi akan umur 30-40 ketika ia muncul. Jika melihat ke
belakang sebagai mana kesepakatan para ulama, bahwa diangkatnya
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam sebagai Rasul adalah pada umur
40 tahun. Jadi mari menghitung. Orang yang akan dibunuh oleh Dajjal akan
18-20 atau 30 tahun. Jika ia lahir pada tahun 2004. Lalu kemungkinannya
ia akan dibunuh di tahun 2022-24 oleh Dajjal.
Dajjal akan datang hanya ketika Imam Mahdi telah muncul! Itu berarti
Mahdi adalah pada saat 2022 lebih dari 30 tahun atau mungkin 40 tahun
(sebagaimana diangkatnya Nabi sebagai Rasul).
Issa Badwan dalam wawancaranya menyatakan sudah sangat jelas, "Jika
orang yang akan dibunuh oleh Dajjal telah lahir, maka Al Mahdi sekarang
sudah menjadi seorang pemuda dengan kisaran umur 18-20 tahun!
Jadi menurut dua perhitungan 2021-2024 adalah tahun yang penting yang
bisa jadi saat di mana orang (pemuda) itu akan dibunuh oleh Dajjal .....
Bayangkan wahai saudariku, si pemuda tersebut telah memiliki
pengentahuan bahwasanya Dajjal akan datang. Ini menunjukkan bahwa orang
yang memahami ilmu agama, insyaa Allaah dia akan diselamatkan dari
fitnah Dajjal. Maka dari itu wahai saudariku, kita berkewajiban untuk
berlindung dari fitnah dajjal. Ia adalah fitnah yang sangat besar.
Saudaraku, marilah kita bersiap-siap mengantisipasi kedatangan
tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Tanda-tanda yang akan
merubah wajah dunia dari kondisi penuh kezaliman dewasa ini menuju
keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi
beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.
Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan
memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah
naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.
Analisa di atas merupakan hanya semata-mata pendapat/opini, yang bisa
saja benar dan sangat mungkin salah, sebab hanya Allah Ta'ala yang Maha
Tahu. Wallohu A'lam bis shawwab.
Sekian posting kami yang berjudul Benarkah Imam Mahdi "Sudah Ada" Diantara Kita...?. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar