Assalaamu'alaikum wr.wb.
Saudara saudara sebangsa setanah air yang kami cintai.
Hari ini kita bersama memperingati hari Kebangkitan Nasional yang bersejarah.
Mengapa disebut sebagai Kebangkitan Nasional? Tiada lain justru karena mengandung arti yang menyiratkan suatu kebangkitan bangsa Indonesia, ialah permulaaan tercetusnya perjuangan sosial politik dalam rangka usaha bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan Nasional yang utuh.
Sebagaimana saudara saudara ketahui bahwa perjuangan fisik yang bersifat lokal yang dilancarkan oleh pahlawan kita seperti Sultan Hasanuddin, Iskandar muda, pangeran diponegoro dan lainya pada umumnya selalu gagal. Disamping itu perjuangan mereka itulah yang telah mengilhami para pemimpin yang datang kemudian. Tanpa perjuangan mereka mustahil akan lahir Kebangkitan Nasional, seperti yang telah dialami bangsa Indonesia di jalan setelah perjuangan nenek moyang kita.
Barulah muncul Dr. Wahidin Sudiro husodo yang mendirikan Himpunan Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang kemudian berperan sebagai waduk perjuangan dan penaungan aspirasi rakyat Indonesia dalam usaha mencapai kemerdekaan.
Masa berikutnya yang dipelopori oleh Budi Utomo kemudian muncul SI, PNI dan sebagainya. Organisasi-organisasi ini mulai menunjukkan sikapnya yang tegas menolak penjajahan dan berbulat tekad untuk mencapai kemerdekaan. Demikian selayang pandang tentang asal mula kebangkitan Nasional.
Dewasa ini kita sudah berada di negara Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Dengan jujur harus kita akui tanpa perjuangan nenek moyang kita itu yang kemudian mengilhami berdirinya Budi Utomo maka sukar dapat dibayangkan akan terjadi peristiwa besar yang disebut Sumpah Pemuda yang pada giliranya melahirkan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Pada kesempatan ini kita peringati hari Kebangkitan Nasional. Sudah pada tempatnya apabila kita sejenak menundukkan kepala pertama untuk mengucapkan syukur kehadirat Alloh yang tanpa limpahan rahmatnya segala tidak akan mungkin terjadi.
Kemudian marilah kita panjatkan doa agar arwah para pahlawan kita terdahulu dan arwah bapak Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai bapak pergerakan Nasional Indonesia mendapat tempat yang layak di sisi Alloh SWT. amin yarobbal alamin...
Wassalaamualaikum wr.wb...
Saudara saudara sebangsa setanah air yang kami cintai.
Hari ini kita bersama memperingati hari Kebangkitan Nasional yang bersejarah.
Mengapa disebut sebagai Kebangkitan Nasional? Tiada lain justru karena mengandung arti yang menyiratkan suatu kebangkitan bangsa Indonesia, ialah permulaaan tercetusnya perjuangan sosial politik dalam rangka usaha bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan Nasional yang utuh.
Sebagaimana saudara saudara ketahui bahwa perjuangan fisik yang bersifat lokal yang dilancarkan oleh pahlawan kita seperti Sultan Hasanuddin, Iskandar muda, pangeran diponegoro dan lainya pada umumnya selalu gagal. Disamping itu perjuangan mereka itulah yang telah mengilhami para pemimpin yang datang kemudian. Tanpa perjuangan mereka mustahil akan lahir Kebangkitan Nasional, seperti yang telah dialami bangsa Indonesia di jalan setelah perjuangan nenek moyang kita.
Barulah muncul Dr. Wahidin Sudiro husodo yang mendirikan Himpunan Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang kemudian berperan sebagai waduk perjuangan dan penaungan aspirasi rakyat Indonesia dalam usaha mencapai kemerdekaan.
Masa berikutnya yang dipelopori oleh Budi Utomo kemudian muncul SI, PNI dan sebagainya. Organisasi-organisasi ini mulai menunjukkan sikapnya yang tegas menolak penjajahan dan berbulat tekad untuk mencapai kemerdekaan. Demikian selayang pandang tentang asal mula kebangkitan Nasional.
Dewasa ini kita sudah berada di negara Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Dengan jujur harus kita akui tanpa perjuangan nenek moyang kita itu yang kemudian mengilhami berdirinya Budi Utomo maka sukar dapat dibayangkan akan terjadi peristiwa besar yang disebut Sumpah Pemuda yang pada giliranya melahirkan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Pada kesempatan ini kita peringati hari Kebangkitan Nasional. Sudah pada tempatnya apabila kita sejenak menundukkan kepala pertama untuk mengucapkan syukur kehadirat Alloh yang tanpa limpahan rahmatnya segala tidak akan mungkin terjadi.
Kemudian marilah kita panjatkan doa agar arwah para pahlawan kita terdahulu dan arwah bapak Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai bapak pergerakan Nasional Indonesia mendapat tempat yang layak di sisi Alloh SWT. amin yarobbal alamin...
Wassalaamualaikum wr.wb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar